Senin, 02 Juni 2014

PENGETAHUAN KOMLEK POLRI




A.        PENGERTIAN – PENGERTIAN

1.       Komunikasi.
Pengiriman / penerimaan pesan / berita dengan perantara audio, visual, radio maupun alat elektronika lainnya.

2.       Elektronika.
Suatu bidang iptek yang berhubungan dengan penerapan GEM serta pemanfaatan dan pengamanannya.

3.       Komunikasi dan Elektronika.
Suatu bidang yang mencakup kecabangan, alat peralatan, sistem dan kegiatan yang berhubungan dengan Bin lak dal thd segala sesuatu yang menyangkut bidang komlek secara manunggal.

4.       Sistem komunikasi.
Suatu tatanan dari alat peralatan, perlengkapan keterampilan, teknik dan prosedur di bidang komunikasi yang diperlukan untuk mempertahankan dan menjamin berlanjutnya kodal operasi, dan kegiatan organisasi.

5.       Sistem komunikasi dibagi 4 macam :
a.      Sistem komunikasi Markas (Siskoma)
b.      Sistem komunikasi Wilayah (Siskomwil)
c.      Sistem komunikasi Operasi (Siskomops)
d.      Sistem komunikasi Khusus (Siskomsus)

B.        SARANA KOMUNIKASI
Sarana komunikasi dibagi menjadi 4 maca yaitu :
1.       Caraka.
2.       Posmil ( Pospol )
3.       Telekomunikasi.
4.       Email / Internet
Sarana telekomunikasi dibagi 4 macam yaitu :
a)     Listrik.
1)      Telepon / kawat
2)      Telegrafi
3)      Telex
4)      Radio ( Base Station / HT )
5)      Facsimile

b)     Optic / Visual.
Contoh :
-          Isarat lampu
-          Asap
-          Isarat tangan
-          Dll

c)      Audio / Suara.
-          Sirine, peluit, kentongan, pengeras suara, dll.

d)     Binatang yang terlatih.


C.        CARA BERBICARA MELALUI SARANA KOMUNIKASI ( Radio/Tlp )
1.       Cara bicara melalui tlp maupun radio memerlukan teknik tersendiri dengan tujuan :
a.      Membuat kesan yang baik terhadap orang yang diajak bicara.
b.      Tidak timbul kesalah pengertian terhadap isi pembicaraan.
c.      Pembicaraan dapat berlangsung lancar dan cepat.

2.       Cara berbicara berpedoman pada istilah S I K I T yaitu :
a.      Sopan santun :
Berbicara dengan cara sopan, tanpa mengurangi kejelasan dan ketegasan.
b.      Irama :
Bagilah kalimat agar mudah diterima dan menghindari salah tafsir.
c.      Kecepatan.
Berbicaralah dengan kecepatan sedang.
d.      Isi suara.
Suara lebih kuat sedikit tapi tidak teriak.
e.      Tinggi nada.
Nada yang tinggi akan lebih jelas terdengar.

3.       Abjad Ponetik Nasional
A    =    Ambon                        J     =    Jepara                               S    =    Solo
B    =    Bandung                     K    =    Kendal / Kupang               T     =    Tegal
C   =    Cepu                           L     =    Lombok                             U    =    Umar
D    =    Demak                         M   =    Medan                               V    =    Victor
E    =    Ende                            N    =    Namlea                             W   =    Wisky
F     =    Flores                           O   =    Opak                                 X    =    X-Ray
G   =    Garut                           P    =    Pati                                    Y    =    Yani
H    =    Halong                        Q   =    Quebeck                           Z     =    Zainal
I     =    Irian                             R    =    Rembang

4.       Tanda-Tanda
a.      Tanda baca seperti :  , . ;
Misal   ,  : Tanda baca koma
b.      Tanda tanda istimewa.   ( Spt  - / ( + ) dll.
Misal  /  : Tanda garis miring
c.      Angka – angka
1)      Tiap menyebut bilangan harus didahului dengan istilah “ ANGKA-ANGKA ”
2)      Sesudah itu mengucapkan angka yang dimaksud sbb ;
O         =    Nol
2          =    Dua
100       =    Satu Ratusan
07.00    =    Nol Tujuh Ratus
14.000  =    Satu Empat Ribu   dll.

5.       Cara Mengeja.
a.      Dalam mengirim dan menerima kata-kata yang sulit maka perlu diadakan pengejaan.
b.      Sebelum mengeja suatu kata harus didahului dengan istilah “ SAYA-EJA”
Contoh :
·         SUARS,       =    SUARS saya eja SOLO UMAR AMBON REMBANG SOLO.
·         Kelompok Campuran
41 BC – 7/II  2000   =    angka-angka EMPAT SATU huruf huruf BANDUNG CEPU tanda GARIS DATAR angka angka TUJUH tanda GARIS MIRING angka-angka ROMAWI DUA angka-angka DUA RIBU.

339,2 TTK HBS    =    angka-angka TIGA TIGA SEMBILAN tanda KOMA angka angka DUA huruf-huruf TEGAL TEGAL KUPANG huruf-huruf HALONG BANDUNG SOLO.
D.        CARA BERBICARA MELALUI RADIO
1.       Cara berbiara melalui Radio dilaksanakan secara bergantian (simplex) dengan pedoman pada : Kecepatan yang sedang, irama teratur, volume suara yang lebih kuat tapi tidak teriak, singkat dan jelas.

2.       Call Sign adalah nama panggilan untuk station radio dapat berupa ;
·         Nama Benda
·         Kelompok Huruf / Kelompok Angka
·         Kelompok Gabungan

Contoh : Gajah 51, Cemara 2, Pinang 10 dll.

3.       Menyelengggarakan hubungan melalui radio.
a.      Panggilan Call Sign radio lawan kemudian sebutkan Call Sign station sendiri.
b.      Bila dijawab oleh station lawan maka hubungan dapat dilaksanaka dan berita dapat disampaikan dengan berpedoman pada ketentuan diatas.
c.      Setelah pertukaran berita selesai masing-masing operator melakukan pengecekan ulang terhadap berita yang dipertukarkan.
d.      Catatan : Setiap akhir kalimat atau kata dalam pengiriman berita harus selalu diakhiri dengan menyebut kata “GANTI”

E.         BERBICARA MELALUI TELEPON
1.       Tempatkan telepon pada sebelah kiri meja kerja
2.       Perlenkapan didekat telepon :
a.      Daftar nomor telepon dinas dan telepon perumtel.
b.      Buku / Kertas untuk mencatat hal-hal yang penting.
3.       Cara membuka hubungan melalui telepon.
a.      Pembukaan :      + Selamat Pagi/Siang/Malam, apakah disini nomor xxx  rumah
kediaman ………… ?
b.      Isi                  :     ….. (utarakan isi/maksud diadakannya pembicaraan melalui
                                 telpon tersebut dengan berpedoman pada sopan, singkat,
                                 jelas dan tegas).
c.      Penutup        :     ….. (sampaikan ucapan terima kasih)
4.       Cara menerima telpon.
a.      Apabila telepon berdering angkatlah hand set dengan tangan kiri.
b.      Pembukaan  :     + Selamat Pagi/siang/malam, xxxxxx penjagaan SPN Smd
                                    (No.tlp/Kantor) dengan siswa……(nama penerima tlp).
                                    Maaaf dengan siapa saya berbicara ¿
                                 -  Ini dari ........ Maksudnya..... dst.
     
c.      Isi                  :     + Catat bila ada pesan / berita yang penting sebagai
                                    Laporan untuk disampaikan kepada ybs.
-    Akan saya ulangi beritanya…… bagaiman ?
+ ……… (jawab bila beritanya sudah cocok)
+ Terima kasih dan selamat siang. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar